Penelitian

Latar Belakang


Penelitian merupakan rangkaian kegiatan ilmiah dalam rangka pemecahan suatu permasalahan. Hasil penelitian tidak pernah dimaksudkan sebagai suatu pemecahan atau solusi langsung bagi permasalahan yang dihadapi, karena penelitian merupakan bagian saja dari usaha pemecahan masalah yang lebih besar. Fungsi penelitian adalah mencarikan penjelasan dan jawaban terhadap permasalahan serta memberikan alternatif bagi kemungkinan yang dapat digunakan untuk pemecahan masalah.
Penjelasan dan jawaban terhadap permasalahan itu dapat bersifat abstrak dan umum sebagaimana halnya dalam penelitian dasar (basic research) dan dapat pula sangat konkret dan spesifik seperti biasanya ditemui dalam penelitian terapan (applied research). Penelitian dasar biasanya tidak langsung memberikan informasi yang siap pakai untuk penyelesaian permasalahan akan tetapi lebih menekankan segi pengembangan model atau teori yang menunjukkan semua variable terkait dalam suatu situasi dan berhipotesis mengenai hubungan di antara variabel-variabel tersebut. Oleh karena itu, tidak jarang pemecahan permasalahan baru dapat dicapai lewat pemaduan hasil dari beberapa penelitian yang berkaitan.
Sebagai suatu kegiatan ilmiah, penelitian memiliki karakteristik kerja ilmiah yaitu (a)bertujuan, (b)sistematik, (c)terkendali,(d)objektif, dan (e)tahan uji(verifiabel).
Penelitian memiliki tujuan. Maksudnya, kegiatan penelitian tidak dapat lepas dari kerangka tujuan pemecahan permasalahan. Walaupun penelitian tidak memberikan jawaban langsung terhadap permasalahan yang diteliti akan tetapi hasilnya harus mempunyai kontribusi dalam usaha pemecahan permasalahan. Hasil penelitian harus memberikan penjelasan akan fenomena yang menjadi pertanyaan penelitian dan harus dapat melandasi keputusan serta tindakan pemecahan permasalahan. Oleh karana itu, penelitian memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekedar melihat hubungan yang terjadi di antara variabel atau gejala yang diteliti. Penelitian pun memiliki tujuan yang lebih dalam dari pada sekedar memperlihatkan perbedaan yang ada di antara kelompok-kelompok subjek yang terlibat sebagai sampel.
Penelitian harus dilakukan secara sistematik. Artinya, langkah-langkah yang ditempuh sejak dari persiapan, pelaksanaan, sampai kepada penyelesaian laporan penelitian harus terencana secara baik dan mengikuti metodologi yang benar. Kegiatan penelitian bukan kegiatan sambil lalu dan sama sekali bukan kegiatan kasual. Kualitas penelitian banyak ditentukan oleh ketepatan langkah metodologik yang digunakan. Oleh karena itu, tanpa ada perencanaan yang baik maka kegiatan yang sistematik dan yang mengikuti standar metodologis tidak akan dapat dilakukan.
Penelitian dilaksanakan secara terkendali. Maksudnya,dalam batas-batas tertentu peneliti harus dapat menentukan fenomena-fenomena yang akan diamatinya dan memisahkannya dari fenomena lain yang mengganggu. Dalam penelitian yang menggunakan pandekatan observasi alamiah, peneliti harus dapat mengidentifikasi fenomena yang relevan dan perlu diamati sehingga kesimpulannya tidak dicemari oleh masuknya fenomena dari variabel lain yang merusak informasi dari data yang dikumpulkannya. Dalam penelitian eksperimental, kendali ini menjadi semakin penting artinya karena inferensi mengenai hubungan sebab-akibat pada gejala yang diteliti secara eksperimental tidak dapat disimpulkan dengan tepat apabila peneliti tidak mampu mengendalikan variabel-variabel eksperimennya.
Penelitian harus dilakukan secara objektif. Maksudnya, bahwa semua pengamatan, telaah yang dilakukan, dan kesimpulan yang diambil oleh peneliti tidak boleh didasari oleh subjektivitas pandangan pribadi dan pengaruh kepentingan pihak lain. Hasil penelitian tidak boleh tercemar oleh pandangan subjektif peneliti ataupun oleh tekanan dari luar. Peneliti tidak boleh mengumpulkan fakta yang mendukung praduga, asumsi, dan teorinya saja akan melainkan harus juga menelaah dan mengumpulkan fakta yang berlawanan sehingga bisa dalam arah analisisnya dapat terhindarkan.
Penelitian harus tahan uji. Maksunya, kesimpulan yang dibentuk harus didasari data yang valid, telaah teori yang solid, metode yang benar, siapapun dapat melakukan recek kebenarannya. Hasil penelitian akan lemah apabila berlakunya kondisional dalam situasi tertentu yang sempit. Namun demikian, penelitian yang tahan uji tidak berarti harus memiliki generalisasi yang luas. Dalam penelitian-penelitian eksperimental seringkali aspek keluasan generalisasi(validitas eksternal) dikalahkan oleh aspek perlakuan (validitas internal).
Meskipun di muka telah dikatakan bahwa penelitian merupakan rangkaian kegiatan pemecahan permasalahan akan tetapi hasil penelitian tidak langsung memecahkan permasalahan. Tugas penelitian adalah mencarikan alternatif penjelasan atau jawaban terhadap pertayaan-pertayaan penelitian yang dapat digunakan sebagai bagian dari informasi untuk pemecahan permasalahan.
Rumusan Masalah
Bagaimana mencarikan alternatif penjelasan atau jawaban terhadap pertayaan-pertayaan penelitian?

Tujuan Penelitian

  • Umum

Setiap kegiatan penelitian harus diarahkan untuk mencapai tujuan tertentu, yaitu untuk memecahkan permasalahan tertentu.

  • Khusus

Produk-produk yang dihasilkan melalui penelitian R&D diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pendidikan,
Manfaat

  • Teoritis

Agar produk-produk yang dihasilkan merupakan produk yang layak untuk dimanfaatkan dan benar-benar sesuai dengan kebutuhan.

  • Praktis

Diharapkan produk-produk pendidikan dan pembelajaran yang dihasilkan merupakan produk yang benar-benar dibutuhkan peserta didik dan layak untuk dimanfaatkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s